Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT)

Untuk melindungi konsumen akan produk pangan olahan yang dijual dipasaran dan meyakinkan produk pangan yang telah diproduksi aman untuk dikonsumsi, maka dibutuhkan izin atau sertifikasi atas produk makanan yang dihasilkan oleh produsen makanan.

Sertifikat PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) merupakan izin dan pengawasan yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kodya kepada produsen makanan kecil skala rumah tangga yang memiliki modal terbatas. SPP-IRT berlaku selama 5 tahun dan dapat diperpanjang selama memenuhi persyaratan. Peraturan tentang SPP-IRT diatur dalam PerKaBPOM RI Nomor HK.03.1.23.04.12.2205 Tahun 2012 tentang Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga.

Izin PIRT dapat diberikan kepada pemilik usaha apabila produk tersebut BUKAN termasuk Kriteria Produk berikut ini :

  • Susu dan hasil olahannya
  • Daging, ikan, unggas dan hasil olahannya yang memerlukan proses dan atau penyimpanan beku
  • Pangan kaleng berasam rendah (PH > 4,5)
  • Pangan bayi
  • Minuman beralkohol
  • Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)
  • Pangan lain yang wajib memenuhi persyaratan SNI
  • Makanan / Minuman yang ditetapkan oleh Badan POM.

Pemberian Nomor P-IRT
Nomor P- IRT minimal terdiri dari 15 (lima belas) digit sebagai berikut :

P-IRT No. 1234567890123–45

Dengan penjelasan sebagai berikut :

  1. Digit ke-1 menunjukkan kode jenis kemasan
    1 = Gelas (Glass)
    2 = Plastik
    3 = Karton / Kertas
    4 = Kaleng
    5 = Aluminium Foil
    6 = Lain-lain (misalnya daun)
  2. Digit ke-2 dan 3 menunjukkan nomor urut jenis pangan IRTP sesuai
    01 Hasil olahan daging kering
    02 Hasil olahan ikan kering
    03 Hasil olahan unggas kering
    04 Sayur asin dan sayur kering
    05 Hasil olahan kelapa
    06 Tepung dan hasi olahannya
    07 Minyak dan lemak
    08 Selai, jeli, dan sejenisnya
    09 Gula, kembang gula dan madu
    10 Kopi, teh, coklat kering atau campurannya
    11 Bumbu
    12 Rempah-rempah
    13 Minuman ringan, minuman serbung
    14 Hasil olahan buah
    15 Hasil olahan biji-bijian dan umbi
    16 Lain-lain ES
  3. Digit ke- 4,5,6 dan 7 menunjukkan kode propinsi dan kabupaten/kota
  4. Digit ke 8 dan 9 menunjukkan nomor urut pangan IRTP yang telah
    memperoleh SPP-IRT
  5. Digit ke- 10,11,12 dan 13 menunjukkan nomor urut IRTP di
    kabupaten/kota yang bersangkutan
  6. Digit ke 14 dan 15 menunjukkan tahun berakhir masa berlaku
    .

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s